Rabu, 11 Januari 2017

PERAN GURU DALAM MENSUKSESKAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

Tepat pada tanggal 15 Juli 2013, Peluncuran pelaksanaan Kurikulum 2013 secara resmi dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof.Dr.Ir.Mohammad Nuh, DEA, di SMA Negeri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kurikulum adalah program yang direncanakan. Program itu direncanakan oleh guru dan dilaksanakan dalam pembelajaran. Itulah keterkaitan antara guru dan kurikulum.
Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya. Sasaran perubahan kurikulum tidak lain adalah guru sebagai pelaksana langsung di ruang kelas. Oleh sebab itu, pembahasan lebih diarahkan pada bagaimana peranan guru dalam kurikulum 2013.
                        Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam pengimplementasian kurikulum didalam kelas. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa guru adalah penyumbang terbesar secara signifikan dalam implementasi kurikulum. Kualitas kinerja guru menjadi penilaian apakah suatu sekolah dikatakan unggul atau tidak.
Ada beberapa peran guru dalam penerapan kurikulum 2013 saat pembelajaran disekolah, walaupun dalam implementasinya tidak semua peran ini tersampaikan saat pembelajaran dilaksanakan. Saat pembelajaran berlangsung, guru sangat berperan aktif. Peran guru diantaranya adalah :
  1. Guru sebagai desainer pembelajaran
Guru mendesain corak pembelajaran yang akan dijalankan. Desain ini harus sudah terekam dalam perangkat pembelajaran yang terstruktur, praktis, dan bisa diterapkan.
  1. Guru sebagai seniman pembelajaran.
Pembelajaran dikelas memiliki nilai dan sentuhan seni sehingga menimbulkan rasa senang untuk siswanya. Kreativitas guru menjadi syarat penunjang keberhsailan belajar siswa.
  1. Guru sebagai motivator pembelajaran.
Guru mampu memberikan semangat dan kemauan siswa untuk terus belajar. Perkataan guru yang berisikan kata-kata mutiara akan meresap kedalam pemikiran siswanya dan menjadi motor penggerak siswanya untuk terus belajar.
  1. Guru sebagai mediator pembelajaran.
Kehadiran guru dalam pembelajaran adalah sebagai perantara antara sumber belajar dengan siswa. Guru menyajikan pokok permasalahan kepada siswa dan siswa menerima, menelaah, dan membahas materi itu sehingga ia mampu mengasainya.
  1. Guru sebagai inspirator pembelajaran.
Pemikiran dan strategi yang disampaikan guru akan menggerakkan siswa belajar secara mandiri dan kreatif. Selain itu, guru hendaknya memperhatikan penampilan serta ucapannya sebelum, saat, dan setelah ia mengajar, baik didalam kelas maupun diluar kelas. Karena dengan begitu setiap siswa akan bangkit semangat belajarnya manakala ia tahu bahwa gurunya bukanlah guru yang biasa-biasa saja.

            Perlu diketahui bahwa sebenarnya kelima peran diatas adalah peran minimal yang bisa dilakukan oleh seorang guru. Artinya, masih banyak lagi peran guru dalam mensukseskan implementasi kurikulum 2013 ini. Menyadari betapa pentingnya posisi guru, maka sudah semestinya setiap guru memahami kurikulum 2013 dengan sepenuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar