Tepat
pada tanggal 15 Juli 2013, Peluncuran pelaksanaan Kurikulum 2013 secara resmi
dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,
Prof.Dr.Ir.Mohammad Nuh, DEA, di SMA Negeri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kurikulum adalah program yang direncanakan. Program itu direncanakan oleh guru
dan dilaksanakan dalam pembelajaran. Itulah keterkaitan antara guru dan
kurikulum.
Kurikulum
2013 merupakan penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya. Sasaran perubahan
kurikulum tidak lain adalah guru sebagai pelaksana langsung di ruang kelas.
Oleh sebab itu, pembahasan lebih diarahkan pada bagaimana peranan guru dalam
kurikulum 2013.
Guru
memiliki peran yang sangat strategis dalam pengimplementasian kurikulum didalam
kelas. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa guru adalah penyumbang
terbesar secara signifikan dalam implementasi kurikulum. Kualitas kinerja guru
menjadi penilaian apakah suatu sekolah dikatakan unggul atau tidak.
Ada
beberapa peran guru dalam penerapan kurikulum 2013 saat pembelajaran disekolah,
walaupun dalam implementasinya tidak semua peran ini tersampaikan saat
pembelajaran dilaksanakan. Saat pembelajaran berlangsung, guru sangat berperan
aktif. Peran guru diantaranya adalah :
- Guru
sebagai desainer pembelajaran
Guru
mendesain corak pembelajaran yang akan dijalankan. Desain ini harus sudah
terekam dalam perangkat pembelajaran yang terstruktur, praktis, dan bisa
diterapkan.
- Guru
sebagai seniman pembelajaran.
Pembelajaran
dikelas memiliki nilai dan sentuhan seni sehingga menimbulkan rasa senang untuk
siswanya. Kreativitas guru menjadi syarat penunjang keberhsailan belajar siswa.
- Guru
sebagai motivator pembelajaran.
Guru
mampu memberikan semangat dan kemauan siswa untuk terus belajar. Perkataan guru
yang berisikan kata-kata mutiara akan meresap kedalam pemikiran siswanya dan
menjadi motor penggerak siswanya untuk terus belajar.
- Guru
sebagai mediator pembelajaran.
Kehadiran
guru dalam pembelajaran adalah sebagai perantara antara sumber belajar dengan
siswa. Guru menyajikan pokok permasalahan kepada siswa dan siswa menerima,
menelaah, dan membahas materi itu sehingga ia mampu mengasainya.
- Guru
sebagai inspirator pembelajaran.
Pemikiran
dan strategi yang disampaikan guru akan menggerakkan siswa belajar secara
mandiri dan kreatif. Selain itu, guru hendaknya memperhatikan penampilan serta
ucapannya sebelum, saat, dan setelah ia mengajar, baik didalam kelas maupun
diluar kelas. Karena dengan begitu setiap siswa akan bangkit semangat
belajarnya manakala ia tahu bahwa gurunya bukanlah guru yang biasa-biasa saja.
Perlu diketahui bahwa sebenarnya
kelima peran diatas adalah peran minimal yang bisa dilakukan oleh seorang guru.
Artinya, masih banyak lagi peran guru dalam mensukseskan implementasi kurikulum
2013 ini. Menyadari betapa pentingnya posisi guru, maka sudah semestinya setiap
guru memahami kurikulum 2013 dengan sepenuhnya.







